TABUH BAMBU DAN BEDUK

Maret 2026

Tabuh Bambu dan Bedug Festival adalah perayaan bunyi yang lahir dari denyut kebersamaan masyarakat Karo. Denting bambu yang ditabuh dan gema bedug yang menggema bergantian menjadi bahasa kolektif yang mempersatukan orang-orang dari berbagai latar belakang dalam satu irama budaya dan spiritual. Diselenggarakan setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri, festival ini menjelma menjadi ruang temu antara tradisi lokal dan nilai religi. Di tengah udara sejuk Berastagi, barisan kelompok penabuh tampil beriringan, menciptakan komposisi ritmis yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan keharmonisan, toleransi, dan persaudaraan. Festival ini memperlihatkan bagaimana masyarakat Karo merawat semangat kebersamaan dalam bingkai keberagaman. Bambu dan bedug yang sederhana berubah menjadi simbol dialog antara budaya, generasi, dan keyakinan. Setiap tabuhan menjadi penanda bahwa perbedaan bukanlah jarak, melainkan kekuatan yang dirayakan bersama. Tabuh Bambu dan Bedug Festival menjadi bagian penting dari kalender budaya Karo, menghidupkan ruang-ruang publik sebagai panggung ekspresi, serta memperkuat identitas daerah sebagai rumah yang terbuka bagi tradisi, seni, dan nilai-nilai kemanusiaan.